Bozzozz's Blog

13 June 2012

Muhasabah…

Filed under: karena Dakwah... — bozzozz @ 5:03 pm
Tags: , , , , ,

Bismillahirrohmaaanhirrohiiim…

Sahabatku… marilah kita kenali dan perhatikan dengan seksama diri kita ini…

 “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kamu sekalian kepada Allah, dan hendaklah setiap diri, mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan untuk menata hari esok. Dan bertakwalah kamu sekalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan”. (Al Quran 59 : 18)

kita manusia diciptakan Allah azza wa jalla sebagai makluk yang sangat sempurna, sebaik baiknya bentuk makhluk. Lebih baik dari para malaikat mana pun baik secara fisik dan ruh, Maha Tinggi Allah azza wa jalla, lalu di bawahnya ada para malaikat yg bersih dari dosa, lalu dibawahnya lagi ada manusia yg luarbiasa banyak dosanya, tetapi derajat kita sebagai manusia bisa diatas malaikat dengan syarat kita benar-benar menjadi hamba Allah azza wa jalla yg sebenar-benarnya taqwa!. Jika tidak, manusia malah lebih rendah dari binatang dan sebaik-baiknya tempat kembali adalah NERAKA! nyungsep ke dalam bumi, tinggal di kerak bumi!, kerana di neraka tidak ada binatang yg ada adalah manusia yg paling celaka!.

“sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya (Al Quran 95 : 4-6)

Let’s gooo, kenali diri kita… secara umum diri kita terbagi 2: 

1. Jasmani (jasad) – kehidupan dunia (bisa dilihat).

2. Rohani (ruh) – kehidupan akhirat (tidak bisa dilihat).

point 1. Bagaimana agar jasmani kita sehat, gampang itu… makan yg baik-baik dan yg menyehatkan serta tidak berlebihan, olahraga secara teratur, jika ingin punya body lebih bagus lagi bisa ikut fitnesss, agar badan sehat dan bugar serta kekar.

jika kita punya jasmani sehat, bugar dan kekar, yg pasti kita jauh dari penyakit jasmani seperti, pilek, batuk, tumor, kanker dan semua jenis penyakit jasmani lainnya.

point 2. lalu bagaimana untuk menyehatkan rohani kita, apalagi agar bugar dan kekar? adakah fitnet untuk RUH? ada donk… 🙂 gampang malah… gampang diucapkan dimulut tapi sangat susah dipraktekan! hehe…

yaitu dengan menjalankan Agama dengan sempurna, Taat dan Patuh pada Allah azza wa jalla dengan cara-cara Nabi Muhammad Saw. Yaitu, sempurnakan cara Sholat, sempurnakan cara puasa dan jangan lupa membayar zakat!.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat” 

dari sini, jangan ragu-ragu untuk belajar sholat, puasa dan membayar zakat dengan cara melihat langsung Nabi Muhammad Saw, ingat… langsung melihat!, ingat… langsung melihat! ingat… langsung melihat! bukan kata si ini! bukan kata si itu! tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, maka ikuti tanpa keraguan sedikitpun.

jika teman, guru, ustad ato pun orang tua kita menganjurkan yg bertentangan dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ane anjurkan… tinggalkan aja!. alias jangan didengerin!

jika sholat kita seperti yg dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, puasa kita telah sesuai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan membayar zakat seuai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan, Insya Allah kita akan mempunya ruhani yg sehat, bugar dan kekar!.

jika ruh kita sehat, bugar dan kekar maka kita akan terhindar dari penyakit ruhani sepert, UJUB DIRI (sombong), dengki, rakus, riya, kikir dan munafik.

Sungguh sahabatku… menyebuhkan penyakit jauh lebih sulit dari pada menyempuhkan penyakit jasmani, karena penyakit jasmani kita bisa rasakan dengan panca indera, tetapi penyakit ruhani… orangnya ngak sadar kalau dia mempunyai penyakit ruhani.

dan lihat sekeliling kita dan perhatikan dengan seksama, dimana banyak manusia lebih mengutamakan kesehatan fisik, di mall-mall sampai malam pun mereka tetap istiqomah membentuk fisik mereka di tempat-tempat fitnes, sedang orang yg istiqomah menjaga sholat Isya berjamaah bisa dihitung dengan jari. pagi hari mereka istiqomah berolahraga, padahal waktu sholat berjamaah shubuh, jamaahnya cuma itungan jari, padahal sholat isya dan sholat shubuh berjamaah tepat waktu adalah sebaik-baiknya sholat untuk membentuk ruh kita selalu sehat, bugar dan kekar.

sebaik-baiknya puasa adalah puasa bulan ramadhan, tetapi perhatikan… masih banyak manusia yang tanpa malu mengaku agama Islam, tetapi makan minum ditempat terbuka, mengumbar hawa nafsu sesukanya.

membayar zakat hukumnya wajib, jangan lupa untuk dilaksanakan, dibelakang zakat ada sedekah dan infaq, jika mampu ayo kerjakan, sebaik-baiknya zakat dan sedekah adalah yg dikeluarkan cukup hanya Allah azza wa jalla yg mengetahui, orang lain ngak perlu mengetahui.

So… tanyakan kediri sendiri… sudah sebaik apa kesehatan jasmani kita, dan sudah berbuat sebanyak apa untuk menjaga kesehatan ruhani kita, dan sekarang!… diri kita ini ada dikomunitas yang mana? Jawab lah dengan jujur dan perbaikilah sebelum ajal menjeput, sebelum waktu beramal kita habis, perbaikilah saudaraku, sempurnakanlah agama Islammu.

Sesungguh sebaik-baiknya tempat kembali hanya kepada Allah azza wa jalla, ya Allah ya Robbi, ampunilah kami… karuniakan kepada kami rahmat dari sisi Engkau, aamiiin…

Rasulullah saw., bahwa beliau berkata, ‘Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah swt. (HR. Imam Turmudzi, ia berkata, ‘Hadits ini adalah hadits hasan)

19 May 2012

Ayooo kita sholat berjamaah tepat waktu!

Filed under: karena Dakwah... — bozzozz @ 2:13 pm
Tags: , , ,

Bismillahirrohmaaanhirrohiiim…

Ach… Betapa menyedihkan… Begitu nyata dan jelas orang2 terlihat begitu bodoh! Sangat bodoh bin tolol malah!
Tidak menyadari kebodohannya karena pasti dan setiap hari dalam sehari 5x malah, kita pasti diingatkan tentang kebodohan kita sendiri oleh Allah Azza wa Jalla , yaitu AZAN. Mungkin kalau pakai bahasa Al Quran ngak kena maka kita coba dgn bahasa gaul “hai hamba2ku yg beriman, Ak ini Allah Azza wa Jalla yg maha pengasih dan maha penyayang dan ak juga maha kaya raya, yg mempunyai dunia akhirat, yg mempunyai 7 lapis langit, yg menpunyai dan menguasai ARSY yg Agung,  yg pasti memasukkan kalian ke surga kalau kalian patuh dan taat padaKu, ayooo sholat BERJAMAAH TEPAT WAKTU! Karena sholat ini sebaik baiknya sholat, yg pahalanya banyak luarbiasa, yg pasti yg kalau kalian menjaganya, Aku sangat senang sekali dan Aku  berjanji pada diriKu sendiri menjaga kalian di dunia dan akhirat”

Yap… Begitu maha sayang Allah Azza wa Jalla sama hamba2nya yg beriman, setiap hari 5x TEPAT WAKTU dan tidak pernah ABSEN sama sekali (1x24jam x 7hari) azan selalu berkumandang ditiap penjuru.

Tetapi nyatanya apa? Seruan Allah Azza wa Jalla itu hanya lewat bagai angin berlalu, mrk pada sibuk dgn dirinya masing2, telinga mereka tidak di pakainya untuk mendengar seruanNya. Mereka sibuk dgn hal2 yg bodoh dan membodohkan, kasih sayang Allah Azza wa Jalla yg luarbiasa ini di tukar dgn obrolan yg tidak bermutu, tontonan yg mengumbar syahwat, pekerjaan yg hanya menghasilkan se sen 2sen doank, tidur yg tidak pernah kenyang, canda tawa  dan kesedihan yg membawa kita ke jurang neraka, lihat sekiling kalian dan lihat sekali lagi, perhatikan! Apa yg mereka lakukan sewaktu Azan berkumandang! Akhg…. Menyedihkan!

“Demi masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi”

Tiap detik berlalu tanpa ilmu, tanpa amal, tanpa ketaatan,.. tanpa tekad, tanpa kepatuhan, tanpa disiplin.

Coba pikir dan pikirkan lagi, apakah sama derajat seseorang disisi Allah Azza wa Jalla, org yg sholat berjamaah dan tepat waktu dgn org yg sholat dirumah sendirian? Apalagi dgn org yg tidak sholat?

Apakah sama pahala org yg sholat berjamaah dengan org yg sholat dirumah sendirian? Perbedaannya sungguh seperti langit dan bumi!

Apakah sama pahala sholat org yg berilmu sholatnya  khusyu, bacaannya panjang dan bagus dgn org bodoh yg bacaannya pendek dan tidak khusyu! Seperti langit dan bumi!

Lalu apakah ada perbedaan PAHALA  dalam 1 rombongan sholat berjamah tepat waktu,  antara org yg berilmu dan org bodoh, antara org kaya dan miskin, antara tua dan muda? Insya Allah, TIDAK ADA! Kalo kita ikhlas melakukannya karena mencari ridho Allah Azza wa Jalla.

Sholat berjamaah tepat waktu dpt bonus 27 derajat, istilahnya jika sholat 1x berjamaah tepat waktu maka musti sholat 27x untuk menyamai pahala sholat jamaah. Itu baru 1x, kalo sehari 5x? Dalam sebulan? Dalam 1tahun? Brp umur anda? Benerkan kalo Allah Azza wa Jalla maha pengasih dan maha penyayang dan maha kayaraya? Tapi org2 yg merugi itu ngak menyadarinya… Ya Allah… Hidayah ya Allah… untuk hamba2Mu yg selalu dalam kerugian ini… Aamiiin…

Ayooo, perbaiki diri lagi, tinggalkan kebodohan, jgn jadi org yg merugi lagi, pasang telinganya, tinggikan kewaspadaan pada tiap waktu mendekati pergantian waktu shalat, sungguh mendengar itu salah satu nikmat yg Allah Azza wa Jalla berikan, yg diakhirat nanti pasti diminta pertanggung jawabannya.

mau dapat penjagaan dari Allah Azza wa Jalla :

“Aku telah menwajibkan sholat 5 waktu kepada umatmu, oleh sebab itu Aku berjanji pada diriKu sendiri, barang siapa menjaga sholat 5 waktu tepat pada waktunya Aku akan menjaganya, barangsiapa tidak menjaganya dia telah lepas dari janjiKu”

Jaga sholat berjamaah tepat waktu, dapatkan shaf pertama!

Sesungguhnya shaf pertama seperti shafnya Malaikat. Seandainya kalian mengetahui keutamaannya, niscaya kalian berlomba-lomba kepadanya.”(HR. Abu Dawud, Ahmad)

Malaikat kalo sholat pasti tepat waktu, ngak ada tuuu yg namanya, “tar dulu, lagi tanggung nii, bentar filmnya lagi hot nii, aduh lagi enak tidur nii” ach… ini Org2 yg merugi! dan yang pasti ngak ada yang namanya malaikat merugi!. Dan saya yakin orang yg sholatnya berjamaah dan tepat waktu = orang yang sholatnya khusyu!

Qs. AL MU’MINUUN (23) ayat  :

  1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
  2. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya,
  3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
  4. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
  5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
  6. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa.
  7. Barangsiapa mencari yang di balik itu[995] maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
  8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
  9. dan orang-orang yang memelihara sholatnya.
  10. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
  11. (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Awali dengan permulaan yg sangat baik, yaitu… “sholat yg khusyu”  sholat berjamaah tepat waktu mulai dari shubuh + zikir zikir tambahan, Insya Allah, kebesaran Allah Azza wa Jalla tertanan didalam hati, selebihnya setiap detik dan langkah kita, dapat meninggkatkan derajat kita di sisi Allah Azza wa Jalla, membuat Allah Azza wa Jalla senang, lalu karena usaha kita menjaga Sholat berjamaah tepat waktu, Allah Azza wa Jalla pun melirik kita sehingga  Allah Azza wa Jalla membantu kita dan menemani kita dalam setiap situasi dan keadaan sehingga kita dapat menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yg tidak berguna, memperbaiki rezeki kita dan memberi kepada kita kekuatan untuk menyisihkan uang yg kita dapat untuk membayar zakat atau bersedekah, menjauhkan diri dari segala perbuatan zina dan Allah Azza wa Jalla pun menjadikan kita orang yg amanah sampai ajal menjemput! Lalu Allah Azza wa Jalla memasukkan kita ke dalam Surga Firdaus.

Semoga kita salah satu yg mewarisi surga firdaus… aamiiin….

Sesungguhnya shalat bagi orang mukmin ialah kewajiban yang tertentu (telah ditetapkan) waktunya.” (QS. An-Nisa:103)

Jagalah shalat-shalat(mu) dan shalat wustha, dan berdirilah untuk Allah dalam keadaan khusyu’.” (QS. Al-Baqarah:238)

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Shalat berjama’ah mengungguli (atau lebih utama dari) shalat sendirian dengan 27 derajat.”
(Shahih al-Bukhari 1/131 no.645)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa shalat isya` berjama’ah, seolah-olah ia shalat malam selama separuh malam, dan barangsiapa shalat shubuh berjamaah, seolah-olah ia telah shalat seluruh malamnya.” 

 

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
”Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik dibandingkan dengan shalat Fajar (Subuh) dan Isya’.
Kalau saja mereka mengetahui apa yang ada di dalam keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.
Sungguh aku ingin agar aku menyuruh muadzin (mengumandangkan adzan) sehingga shalat dilaksanakan, kemudian aku menyuruh seorang laki2 untuk mengimami shalat, lalu aku pergi menyalakan api untuk membakar orang2 yang tidak keluar untuk shalat berjama’ah.”
(Shahih al-Bukhari 1/132 no. 657)

Sesungguhnya seseorang dari kamu jika sedang shalat, berarti ia bermunajat (berbicara) kepada Tuhannya.” (HR. Bukhari).

Maukah aku tunjukkan kepada kalian tentang perkara yang akan menghapuskan kesalahan-kesalahan dan juga mengangkat beberapa derajat?” Para sahabat menjawab,”Tentu, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda,”Menyempurnakan wudhu’ pada saat yang tidak disukai, banyak melangkah ke masjid-masjid, dan menunggu shalat setelah melaksanakan shalat. Maka, itulah ar-ribath (berjuang di jalan Allah).” (HR. Muslim).

 Barangsiapa yang pergi menuju masjid untuk shalat berjama’ah, maka satu langkah akan menghapuskan satu kesalahan dan satu langkah lainnya akan ditulis sebagai satu kebajikan untuknya, baik ketika pergi maupun pulangnya.” (HR. Ahmad, hadits ini shahih).

 

Masih ngak mo sholat juga? Siap2 nyungsep ke NERAKA!

 “SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK PERNAH INGKAR JANJI”

Maka datanglah sesudah mereka (sesudah orang-orang pilihan Allah) pengganti yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui (akibat) kesesatannya.” (QS. Maryam:59)

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. (Yaitu) mereka yang lalai dari shalatnya.” (QS. Al Ma’un:4-5)

Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan syirik dan kafir adalah meninggalkan shalat’.” (HR. Muslim)

Perjanjian antara kita dengan mereka ialah shalat, barangsiapa yang meninggalkannya maka ia telah kafir.” (HR. Ahmad dan Ahlus sunan mengeluarkannya dg sanad shahih).

Barangsiapa yang mendengar adzan, lalu ia tidak mendatanginya (ke masjid), maka tidak ada shalat baginya.” (HR. Ibnu Majah, hadits ini shahih)

Blog at WordPress.com.